Langsung ke konten utama

Postingan

Script Radio: Lima Fakta di Balik 'Star Wars: The Last Jedi'

Tugas mungkin sudah menjadi sebuah asupan harian bagi mahasiswa teknik. Laporan praktikum menghantui setiap kembali ke peraduan. Tapi bukan bagi kami, mahasiswa teknik yang berbau seni (read: MMB PENS) ini. Tugas layaknya hiburan, *pencitraan. Sebenarnya tugas kami juga banyak, bahkan berbeda dari jurusan lainnya yang identik dengan laporan praktikum yang sedabrek. Contohnya ya ini, tugas mata kuliah jurnalistik.  Si FM Radio 101.3 MHz (Opening Jingle) Si FM Radio/ Tuban Hits Radio Station// Halo// Asslamamu’alaikum/ Selamat Pagi/ Sobat Simit// Apa kabar  nih?/ semoga semuanya baik-baik saja ya// Buat kamu yang lagi sekolah / kuliah/ ataupun / kerja /semoga harinya berjalan dengan lancar / dan satu lagi/ jangan lupa tetap semangat guys// Bareng lagi sama gue Mumus di Hits Pagi // Sebuah acara yang pastinya bikin pagi di akhir pekan kamu makin semangat!// Ya /  seperti biasa / gue bakalan nemenin Sobat Simit semua selama satu jam ke depan // Kalian semua bisa re...

Novel Harimau! Harimau! dalam Pandangan Awam

Mochtar Lubis, sosok jurnalis dan pengarang kelahiran Padang ini telah menghasilkan berbagai karya. Meskipun tak jarang mengundang kontroversi, karyanya tetap mendapat banyak penghargaan dari berbagai pihak. Harimau! Harimau! merupakan salah satu buku novel besutan Mochtar Lubis yang mendapat penghargaan Buku Terbaik dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.  Pada postingan ini, saya akan mencoba mereview buku terbitan tahun 1975 tersebut. Sebelumnya, akan Saya jelaskan sekilas tentang Harimau! Harimau! Novel yang merupakan karya Lubis ke-19 ini terinspirasi dari pengembaraannya di belantara Sumatera. M asa penahanannya pun juga menjadi inspirasi, tepatnya ketika berpikir tentang kepemimpinan  karismatik  Soekarno. Masalah tahayul dan hal-hal yang berhubungan dengan ilmu magis yang akrab dengan budaya masyarakat Indonesia menjadi tema umum dalam penulisannya.  Menceritakan perjalanan  Pak Haji, Buyung, Sutan, Sanip, Talib, Pak Balam,...

Akhir Kisah Sang Pengintai Saturnus

Meskipun berada jauh dari peradaban kita, luar angkasa tidak luput menjadi bahan pergunjingan manusia. Beruntungnya teknologi telah menjadikan penilitian untuk mengobati pergunjingan luar angkasa bukan hal mustahil lagi. Salah satu pesawat yang melakukan penilitian luar angkasa adalah Cassini. Pesawat ini tanpa pengemudi, tapi dikendalikan dari jarak jauh.  Cassini telah melalang buana hampir selama 20 tahun, sejak pertama kali diluncurkan  di Cape Canaveral, Florida pada tahun 1997. Sayangnya perjalanan Cassini harus berakhir. Jumat, (16/9), Pesawat ini mengakhiri masa hidupnya dengan terjun ke dalam planet tujuan akhirnya, Saturnus. Saturnus, memang menjadi tujuan perjalanan panjang pesawat angkasa ini. Sebagai planet terbesar kedua di sistem tata surya menjadikan planet ini sangat layak menjadi bahan penilitian. Tidak hanya itu, daya tarik planet ini adalah cincin nan cantik yang menyelimutinya. Wajar saja kan, jika lebih  dari 8 miliar kilometer ditempuh Cassi...

Si Awam Kembali

Seirama dengan langkah kaki yang semakin jauh, deru nafas yang kian memanjang, dan semakin menumpuknya cerita di ingatan. Setelah lama tidak menulis, saya bertekad kembali ke dunia maya ini, menuangkan secercah alkisah dari perjalanan saya. Meninggalkan platform ke-GJ-an yang dulu, dan menulis kembali di lembar baru. Yah, semoga lembar cerita disini bisa bermanfaat bagi diriku dan orang lain tentunya.